Aktivitas

Polres Jombang Memediasi Warga yang Terlibat Tawuran Karnaval

×

Polres Jombang Memediasi Warga yang Terlibat Tawuran Karnaval

Sebarkan artikel ini

**

Jombang – Polisi dengan cepat turun tangan menangani tawuran antar penonton karnaval di Desa Rejosopinggir, Kecamatan Tembelang, Jombang. Para pihak dihadirkan untuk dilakukan mediasi.

Aksi tawuran mewarnai karnaval dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan RI di Desa Rejosopinggir pada Minggu (01/09/2024) sore. Insiden tawuran antar penonton terjadi saat tengah-tengah acara. Kedua kelompok saling serang dengan melempar batu.

Kericuhan ini pun langsung ditindaklanjuti Polres Jombang keesokan harinya dengan cara mengumpulkan perangkat Desa, tokoh masyarakat dan perwakilan warga tersebut di ruang Jombang Command Center (JCC) Polres Jombang Polres. Acara itu sendiri dihadiri sekitar 20 orang.

Mewakili Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi, Wakapolres Jombang Kompol Hari Kurniawan memimpin langsung mediasi kedua kelompok warga yang bersiteru tersebut. Acara tersebut juga dihadiri Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Margono Suhendra, dan Kapolsek Tembelang Iptu Fadilah. Turut hadir Kepala Desa Rejosopinggir Yoyok Supriyanto beserta perangkat desa hingga perwakilan tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Jombang Kompol Hari Kurniawan menyampaikan adanya keributan yang terjadi di desa Rejosopinggir kecamatan Tembelang melibatkan antara warga sekitar dengan peserta karnaval.

“Kami memperoleh informasi bahwa keributan tersebut karena ada unsur balas dendam,” ungkap Kompol Hari.

Selain itu, pihaknya berharap kedepannya ada solusi dan perselisihan yang terjadi dapat terselesaikan sehingga warga tidak merasa resah.

“Kepada Kepala Desa yang nantinya dibantu dengan Bhabinkamtibmas beserta Babinsa untuk mencari akar permasalahannya,” tutur Wakapolres Jombang.

Selain itu, perwira berpangkat melati satu di pundak ini menegaskan akan menjalankan proses hukum apabila terdapat indikasi pelaku kejadian keributan tersebut.

“Untuk korban dilakukan Visum, dan apabila nanti ada indikasi pelaku maka akan ditangkap dan diproses hukum,” tegasnya.

Hal senada, diungkapkan oleh Yoyok Supriyanto, ia berharap kedepannya untuk desa Rejosopinggir bisa damai dan rukun.

“Semoga kedepan desa kami bisa damai serta rukun karena itu bisa membawa nama baik desa kami,” kata Yoyok.

Pihaknya juga telah berupaya untuk menyatukan masyarakat dengan melakukan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat.

“Kami mengadakan posyandu di tiap-tiap dusun, harapannya bisa terjalin hubungan yang harmonis antara generasi muda hingga dewasa,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang semakin pesat memberikan berbagai kemudahan dalam kehidupan, termasuk di bidang pendidikan. Namun, di balik beragam manfaat tersebut, pemanfaatan AI juga memiliki sejumlah risiko yang perlu dipahami, khususnya oleh generasi muda sebagai pengguna teknologi yang semakin aktif. Menyikapi perkembangan tersebut, Polres Jombang memberikan pembelajaran dan edukasi “Paham AI” kepada para siswa SMAN 2 Jombang Jalan Wahidin Sudiro Husodo No. 1 Desa. Sengon, Kecamata Jombang, Kabupaten Jombang , Kegiatan dipimpin Ipda Akhmad Farid Efendi bersama tim yang bertujuan memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai perkembangan teknologi kecerdasan buatan, pemanfaatannya secara bijak dan positif, serta pentingnya mengenali berbagai risiko yang dapat muncul di ruang digital. Para pelajar juga diberikan edukasi agar mampu menggunakan teknologi AI secara bertanggung jawab, kritis, dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Melalui kegiatan tersebut, Polres Jombang berharap para pelajar dapat menjadi generasi muda yang cerdas dan bijak dalam memanfaatkan perkembangan teknologi, sekaligus mampu menjaga keamanan diri serta lingkungan di tengah pesatnya perkembangan dunia digital. Kegiatan sosialisasi Paham AI ini merupakan bagian dari upaya Polres Jombang dalam membangun kesadaran dan kecakapan digital di kalangan generasi muda, sehingga teknologi dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan potensi secara positif, aman, dan bertanggung jawab.
Aktivitas

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI)…